Frequently Asked Questions

Kurikulum Merdeka 5 questions
  • Apa yang dimaksud dengan Kebijakan Pemulihan Pembelajaran?

    Implementasi kurikulum oleh satuan pendidikan harus memperhatikan ketercapaian kompetensi peserta didik pada satuan pendidikan dalam kondisi khusus. Masa pandemi Covid-19 merupakan salah satu kondisi khusus yang menyebabkan ketertinggalan pembelajaran (learning loss) yang berbeda-beda pada ketercapaian kompetensi peserta didik. Untuk mengatasi ketertinggalan pembelajaran (learning loss) diperlukan kebijakan
    pemulihan pembelajaran dalam jangka waktu tertentu terkait dengan implementasi kurikulum oleh satuan pendidikan.

    Implementasi kurikulum oleh satuan pendidikan dapat menggunakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran peserta didik dan harus memperhatikan ketercapaian kompetensi peserta didik di satuan pendidikan dalam rangka pemulihan pembelajaran. Maka satuan pendidikan diberikan opsi dalam melaksanakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran bagi peserta didik. Tiga opsi kurikulum
    tersebut yaitu Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat (yaitu Kurikulum
    2013 yang disederhanakan oleh Kemendikbudristek), dan Kurikulum Merdeka.

    Baca juga : Daftar Bacaan

    Sumber : Download

    Video pembelajaran : Youtube

  • Apakah yang dimaksud dengan Kurikulum Merdeka?

    Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

    Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

    Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

    Baca juga : Daftar Bacaan

    Sumber : Download

    Video pembelajaran : Youtube

  • Mengapa kita memerlukan Kurikulum Merdeka?

    Berbagai studi nasional maupun internasional menunjukk anbahwa Indonesia telah mengalami krisis pembelajaran (learning crisis) yang cukup lama.

    Studi-studi tersebut menunjukkan bahwa banyak dari anak-anak Indonesia yang tidak mampu memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Temuan itu juga juga memperlihatkan kesenjangan pendidikan yang curam di antarwilayah dan kelompok sosial di Indonesia. Keadaan ini kemudian semakin parah akibat merebaknya pandemi Covid-19.

    Untuk mengatasi krisis dan berbagai tantangan tersebut, maka kita memerlukan perubahan yang sistemik, salah satunya melalui kurikulum. Kurikulum menentukan materi yang diajarkan di kelas. Kurikulum juga mempengaruhi kecepatan dan metode mengajar yang digunakan guru untuk memenuhi kebutuhan peserta didik. Untuk itulah kemendikbudristek mengembangkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian penting dalam upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama kita alami.

    Baca juga : Daftar Bacaan

    Sumber : Download

    Video pembelajaran : Youtube

  • Apa yang dimaksud dengan Kebijakan Pemulihan Pembelajaran?

    Kita perlu memahami dua perbedaan sebelum berbicara tentang pergantian kurikulum, yakni antara kerangka kurikulum nasional dan kurikulum tingkat satuan pendidikan.

    Kurikulum nasional merupakan kurikulum yang ditetapkan pemerintah sebagai acuan para guru untuk menyusun kurikulum di tingkat satuan pendidikan. Sedangkan, kurikulum tingkat satuan pendidikan merupakan kurikulum yang seharusnya secara periodik dievaluasi dan diperbaiki agar sesuai dengan perubahan karakteristik peserta didik serta perkembangan isu kontemporer. Kerangka kurikulum nasional harus memberikan ruang inovasi dan kemerdekaan, sehingga dapat dan harus dikembangkan lebih lanjut oleh masingmasing sekolah. Pada Intinya, kerangka kurikulum nasional seharusnya relatif ajeg, tidak cepat berubah, tapi memungkinkan
    adaptasi dan perubahan yang cepat di tingkat sekolah. Inilah yang Kemendikbudristek lakukan dengan merancang Kurikulum Merdeka. Faktanya, laju perubahan kurikulum nasional kita sebenarnya tidak terlalu cepat, bahkan melambat. Jika kita perhatikan, sejak ditetapkannya UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, laju perubahan kurikulum melambat dari KBK di tahun 2004, KTSP di tahun 2006, dan yang terakhir adalah Kurikulum 2013 (K-13) di tahun 2013.

    Kurikulum Merdeka baru akan menjadi kurikulum nasional pada tahun 2024. Dengan kata lain, pergantian berikutnya baru akan terjadi setelah kurikulum yang sebelumnya (K-13) diterapkan selama 11 tahun dan
    melewati setidaknya empat menteri pendidikan. Maka, fakta ini mematahkan pemeo “Ganti Menteri, Ganti Kurikulum”.

    Baca juga : Daftar Bacaan

    Sumber : Download

    Video pembelajaran : Youtube

  • Apa kriteria sekolah yang boleh menerapkanKurikulum Merdeka?

    Kriterianya ada satu, yaitu berminat menerapkan Kurikulum Merdeka untuk memperbaiki pembelajaran. Kepala sekolah/madrasah yang ingin menerapkan Kurikulum Merdeka akan diminta untuk mempelajari materi yang disiapkan oleh Kemendikbudristek tentang konsep Kurikulum Merdeka.

    Selanjutnya, jika setelah mempelajari materi tersebut sekolah memutuskan untuk mencoba menerapkannya, mereka akan diminta untuk mengisi formulir pendaftaran dan sebuah survei singkat. Jadi, prosesnya adalah pendaftaran dan pendataan, bukanseleksi.

    Kemendikbudristek percaya bahwa kesediaan kepala sekolah/madrasah dan guru dalam memahami dan mengadaptasi kurikulum di konteks masing-masing menjadi kunci keberhasilan. Dengan demikian, Kurikulum Merdeka dapat diterapkan di semua sekolah/madrasah, tidak terbatas di sekolah yang memiliki fasilitas yang bagus dan di daerah perkotaan.
    Namun, kita menyadari tingkat kesiapan sekolah/madrasah berbeda-beda karena adanya kesenjangan mutu sekolah/madrasah.

    Oleh karena itu, Kemendikbudristek menyiapkan skema tingkat penerapan kurikulum, berdasarkan hasil survei yang diisi sekolah ketika mendaftar. Sekali lagi, tidak ada seleksi dalam proses pendaftaran ini. Kemendikbudristek nantinya akan melakukan pemetaan tingkat kesiapan dan menyiapkan bantuan yang sesuai kebutuhan.

    Baca juga : Daftar Bacaan

    Sumber : Download

    Video pembelajaran : Youtube

Platform Merdeka Mengajar 4 questions
  • Produk atau fitur apa saja yang tersedia di platform Merdeka Mengajar?

    Saat ini, tersedia lima produk yang dikelompokkan menjadi produk
    Pengembangan Guru dan Kegiatan Belajar Mengajar.
    Produk Pengembangan Guru meliputi:

    1. Video Inspirasi, yang berisi kumpulan video inspiratif yang dibuat oleh
      Kemendikbudristek dan para ahli, sebagai referensi untuk meningkatkan kompetensi sebagai tenaga pendidik.
    2. Pelatihan Mandiri, yang memuat berbagai materi pelatihan yang dibuat
      singkat, agar bisa melakukan pelatihan secara mandiri, kapan pun dan di
      mana pun.
    3. Bukti Karya Saya, yang berfungsi sebagai tempat dokumentasi karya
      untuk menggambarkan kinerja, kompetensi, serta prestasi yang dicapai
      selama menjalankan profesi guru maupun kepala sekolah. Serta wadah
      untuk berbagi praktik baik dan mendapatkan umpan balik dari rekan
      sejawat.

    Produk Kegiatan Belajar Mengajar meliputi:

    a. Asesmen Murid, Membantu guru melakukan analisis diagnostik literasi dan numerasi dengan cepat sehingga dapat menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian dan perkembangan peserta didik.

    b. Perangkat Ajar, yang memuat berbagai materi pengajaran untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, seperti bahan ajar, modul ajar, modul proyek, atau buku teks.

    Baca juga :

    Baca juga : Daftar Bacaan

    Sumber : Download

    Video pembelajaran : Youtube

  • Apakah platform Merdeka Mengajar hanya tersedia di Android?

    Ya, untuk saat ini platform Merdeka Mengajar hanya dapat diunduh melalui gawai Android.

    Baca juga : Daftar Bacaan

    Sumber : Download

    Video pembelajaran : Youtube

  • Android versi berapa yang bisa mengakses platform Merdeka Mengajar?

    Spesifikasi minimum Android versi 5 – Lollipop

    Baca juga : Daftar Bacaan

    Sumber : Download

    Video pembelajaran : Youtube

  • Apakah ke depannya ada rencana pengembangan platform Merdeka Mengajar di iOS?

    Untuk saat ini hanya bisa diakses melalui Android dan web browser, namun untuk ke depannya kami akan terus melakukan pengembangan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

    Baca juga : Daftar Bacaan

    Sumber : Download

    Video pembelajaran : Youtube

Perangkat Ajar 2 questions
  • Apa itu Perangkat Ajar?

    Perangkat ajar merupakan berbagai bahan ajar yang digunakan oleh pendidik dalam upaya mencapai Profil Pelajar Pancasila dan capaian pembelajaran. Perangkat ajar meliputi buku teks pelajaran, modul ajar, video pembelajaran, modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja, serta bentuk lainnya. Pendidik dapat menggunakan beragam perangkat ajar yang relevan dari berbagai sumber.

  • Apa itu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja?

    Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja merupakan wahana kegiatan yang wajib diikuti oleh setiap peserta didik di luar kegiatan intrakurikuler, dilaksanakan dalam bentuk blok-blok kegiatan secara periodik dan terintegrasi, berdasarkan tema-tema Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja. Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan budaya kerja akan dijelaskan pada panduan tersendiri.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

Pembelajaran Paradigma Baru 13 questions
  • Apa yang dimaksud “pembelajaran paradigma baru” di SMK?

    Pembelajaran paradigma baru adalah pembelajaran dengan penguatan soft skill dan Project Based Learning (PBL) agar terjadi “link and match” antara SMK dan industri. Dengan demikian, pembelajaran bisa lebih mendalam dan memungkinkan terjadinya kegiatan inkuiri (proses bertanya dan mencari tahu jawaban terhadap pertanyaan) yang membangun kompetensi dan kemampuan bernalar kritis serta berpikir kreatif yang dinilai penting di abad 21. Selain itu, pembelajaran dilandasi dengan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja sehingga lulusannya diharapkan bisa bekerja, melanjutkan kuliah, dan berwirausaha. Selain itu, pembelajaran ini akan menghasilkan lulusan SMK yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja masa kini dan masa depan.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Kebaruan apa yang ada dalam Pembejaran Paradigma Baru ini?

    Pembelajaran paradigma baru memiliki spektrum 10 Bidang Keahlian dan 50 Program Keahlian, yaitu:

    1. Teknologi Konstruksi dan Properti yang terdiri atas Teknik Perawatan Gedung, Konstruksi dan Perawatan Bangunan Sipil, Teknik Konstruksi dan Perumahan, dan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan;
    2. Teknologi Manufaktur dan Rekayasa, yang terdiri atas Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam, Teknik Logistik, Teknik Elektronika, Teknik Pesawat Udara, Teknik Konstruksi Kapal, Kimia Analisis, Teknik Kimia Industri, dan Teknik Tekstil;
    3. Energi dan Pertambangan, yang terdiri atas Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Energi Terbarukan, Teknik Geospasial, Teknik Geologi Pertambangan, dan Teknik Perminyakan;
    4. Teknologi Informasi, yang terdiri atas Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim, serta Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi;
    5. Kesehatan dan Pekerjaan Sosial, yang terdiri atas Layanan Kesehatan, Teknik Laboratorium Medik, Teknologi Farmasi, dan Pekerjaan Sosial;
    6. Agribisnis dan Agriteknologi, yang terdiri atas Agribisnis Tanaman, Agribisnis Ternak, Agribisnis Perikanan, Usaha Pertanian Terpadu, Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian, dan Kehutanan;
    7. Kemaritiman, yang terdiri atas Teknika Kapal Penangkapan Ikan, Nautika Kapal Penangkapan Ikan, Teknika Kapal Niaga, dan Nautika Kapal Niaga;
    8. Bisnis dan Manajemen, yang terdiri atas Pemasaran, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, dan Akuntansi dan Keuangan Lembaga;
    9. Pariwisata, yang terdiri atas Usaha Layanan Pariwisata, Perhotelan, Kuliner, serta Kecantikan dan Spa; serta
    10. Seni dan Ekonomi Kreatif, yang terdiri atas Seni Rupa, Desain Komunikasi Visual, Desain dan Produksi Kriya, Seni Pertunjukan, Broadcasting dan Perfilman, Animasi, dan Busana. Selain itu, kurikulum pembelajaran baru mempunyai komponen untuk penguatan soft skills peserta didik SMK yang disebut dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja, yang merupakan Komponen C dalam struktur Kurikulum SMK.

    https://smkpk.ditpsmk.net/

  • Apa beda antara kurikulum pembelajaran paradigma baru dengan kurikulum SMK yang lama?

    Perbedaan pembelajaran paradigma baru dengan kurikulum lama salah satunya terdapat struktur kurikulum, yaitu mata pelajaran yang semula diorganisasikan dalam tiga kelompok, yaitu: muatan nasional, muatan kewilayahan, dan muatan peminatan kejuruan, kini disederhanakan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok umum dan kelompok kejuruan, serta ada Projek Penguatan Profil Pancasila dan Budaya Kerja

    A. Kelompok Umum adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk peserta didik menjadi pribadi utuh, sesuai dengan fase perkembangan, berkaitan dengan normanorma kehidupan, baik sebagai makhluk yang berketuhanan Yang Maha Esa, individu, sosial, warga Negara Kesatuan Republik Indonesia, maupun sebagai warga dunia.

    B. Kelompok Kejuruan adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk peserta didik sebagai individu agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja serta Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Budaya.

    C. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan mencarikan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar melalui projek. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, terlibat langsung dengan lingkungan sekitar, serta menyiapkan peserta didik ke dunia kerja.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa itu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja, dan bagaimana contohnya?

    Profil Pelajar Pancasila adalah profil lulusan yang bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam diri setiap pelajar. Ini merupakan salah satu upaya menghidupkan Pancasila sebagai nilai-nilai yang mengatur perilaku bangsa, dan sebagai arah yang memandu perkembangan diri dan penguatan kemampuan atau kompetensi seluruh pelajar di tanah air.

    Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja merupakan wahana kegiatan yang wajib diikuti oleh setiap peserta didik di luar kegiatan intrakurikuler, dilaksanakan dalam bentuk blok-blok kegiatan secara periodik dan terintegrasi berdasarkan tema-tema Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja. Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan budaya kerja memiliki panduan tersendiri.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa itu mata pelajaran Informatika dan apa manfaatnya?

    Mata Pelajaran Informatika berisi berbagai kompetensi untuk menunjang keterampilan berpikir kritis dan sistematis guna menyelesaikan beragam permasalahan umum meliputi penerapan logika proposisi, berpikir komputasional (computational thinking), penerapan teknologi informasi dan komunikasi, penggunaan sistem komputasi, penggunaan jaringan komputer dan internet, penerapan keamanan data dan informasi, analisis data, penerapan algoritma pemrograman, memahami dampak sosial informatika, dan penerapan teknologi digitalisasi industri. Mata pelajaran ini bermanfaat untuk memperkenalkan pada peserta didik SMK tentang dunia teknologi masa depan, khususnya di era ekonomi digital.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa yang dimaksud mata pelajaran Proyek Kreatif dan Kewirausahaan, serta bagaimana contohnya?

    Mata pelajaran Proyek Kreatif dan Kewirausahaan merupakan wahana pembelajaran bagi peserta didik untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan kompetensi keahlian yang dikuasai pada kegiatan pembuatan produk/pekerjaan layanan jasa secara kreatif dan bernilai ekonomis.

    Contohnya, dalam Agribisnis Perikanan-Pembenihan Ikan, peserta didik baik secara kelompok maupun perseorangan, melalui pesanan dari masyarakat atau tidak, membuat proyek untuk memproduksi bibit ikan. Dimulai dari adanya pesanan atau tidak, dengan mendesain skala produksi, menyusun rencana anggaran biaya (RAB), menyusun kebutuhan alat dan bahan, menyusun jadwal kegiatan, mengerjakan kegiatan pembenihan ikan dengan segala kompetensinya, lalu dilanjutkan dengan pemasaran serta menghitung untung dan rugi, yang kemudian diakhiri menyusun laporan dan melakukan presentasi dan mendokumentasikann hasil kegiatan.

    Contoh lain misalnya, pada bidang Hospitality terdapat proyek Edutel, pada Multimedia terdapat proyek pembuatan animasi yang digunakan industri, pada Teknik sipil dan Perumahan terdapat proyek di mana developer memesan kepada SMK untuk merancang bangunan, dan pada Permesinan terdapat proyek pembuatan layout pesanan industri.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa itu mata pelajaran pilihan dan apa manfaatnya?

    Mata pelajaran pilihan adalah mata pelajaran yang dipilih oleh peserta didik berdasarkan renjana (passion) untuk pengembangan diri, baik untuk berwirausaha, bekerja pada bidangnya, maupun melanjutkan pendidikan. Contohnya, pada pelajaran bahasa asing selain Bahasa Inggris seperti bahasa Mandarin, Jerman, dll atau mata pelajaran kejuruan lain di luar konsentrasi keahliannya.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Bagaimana peran guru mata pelajaran umum menyukseskan implementasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)?

    Guru Umum ikut berpartisipasi memberikan penjelasan bahwa mata pelajaran umum juga ikut membentuk soft skill dan karakter kejuruan sehingga siap bekerja, melanjutkan pendidikan dan wirausaha. Bahasa Indonesia mengajarkan bagaimana membuat laporan dan melakukan komunikasi, khususnya berkaitan dengan bidang yang dipilih peserta didik atau untuk menjelaskan kemampuan diri kepada para calon penerima kerja, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti mengajarkan sopan santun menghadapi konsumen, PPKN mengajarkan bagaimana mematuhi norma yang berlaku di daerah tertentu, PJOK mengajarkan untuk terus memperkuat ketahanan dan kebugaran tubuh untuk menghadapi dunia kerja dan seni untuk menumbuhkan pribadi kreatif, khususnya dalam memperdalam bidang keahlian yang dipilih.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Bagaimana tahap pelaksanaan implementasi pembelajaran paradigma baru SMK?

    Pelaksanaan pembelajaran paradigma baru akan dilakukan dalam tahap-tahap berikut:

    1. penyusunan kerangka dasar kurikulum;
    2. penyusunan spektrum;
    3. penyusunan struktur kurikulum
    4. penyusunan capaian pembelajaran;
    5. penyusunan prinsip pembelajaran dan asesmen;
    6. penyusunan bahan ajar;
    7. penyusunan diklat nara sumber;
    8. penyusunan diklat instruktor nasional;
    9. penyusunan diklat komite satuan pendidikan;
    10. penyusunan Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan (KOS); kemudian
    11.  implementasi di SMK.
    12. Evaluasi

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Bagaimana pembelajaran paradigma baru SMK bisa bekerja untuk menguatkan aspek soft skills peserta didik?

    Pembelajaran paradigma baru SMK menguatkan aspek soft skills dengan memberikan pemahaman yang holistik ke peserta didik terkait peluang kerja masa depan, kebutuhan global dan passion sehingga peserta didik memiliki arah yang jelas ketika mempelajari sesuatu. Beberapa pembelajaran pada Kelas X semester 1 yang menunjang soft skill:

    1. Proses Bisnis, Profil Perusahaan, Perkembangan Teknologi, dan Enterpreneurship;
    2. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja;
    3. Projek Kreatif dan Kewirausahaan; serta
    4. Praktek mata pelajaran kejuruan dan PKL.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa yang diharapkan pemerintah terhadap program D2 Jalur Cepat? Dan apa kaitannya dengan industri terhadap lulusan tersebut

    Program SMK-D2 Fast Track atau SMK-D2 Jalur Cepat adalah salah satu program vokasi yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK sebagai lulusan vokasi. Inti program ini adalah „pernikahan‟ masal antara SMK, Diploma 2 (D2), dan dunia industri. Siswa yang telah belajar 3 tahun di SMK akan melanjutkan pendidikan lagi selama 1,5 tahun atau 3 semester di Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) terpilih.

    Selama 3 semester di PTV: 1 semester kuliah dan 2 semester di industri. Sehingga saat lulus para siswa SMK akan menerima: 1. Ijazah SMK 2. Ijazah D2 3. Sertifikat kompetensi 4. Sertifikat lulus magang

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Bagaimana mengembangkan TEFA sebagai tempat Pembelajaran yang selaras dengan Dunia Kerja?

    TEFA atau Teaching Factory merupakan unit produksi yang dikelola secara profesional dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang berada dalam kawasan sekolah. Untuk mengembangkan TEFA sebagai tempat pembelajaran yang selaras dengan dunia industri, baik aturan, kompetensi, maupun profil usahanya, penyelenggara TEFA disekolah harus mempertimbangkan hal berikut:

    1. TEFA harus selaras dengan kompetensi keahlian;
    2. TEFA dikelola secara bisnis;
    3. TEFA telah memiliki SOP; dan
    4. TEFA memiliki SDM terstandar.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa sajakah Prinsip Pembelajaran?

    Prinsip pembelajaran adalah sebagai berikut.

    1. Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakter dan perkembangan mereka.
    2. Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas belajar peserta didik dan kapasitas mereka untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, mendorong pengembangan kapasitas belajar.
    3. Kegiatan belajar mendukung perkembangan kognitif dan karakter peserta didik secara berkelanjutan dan holistik.
    4. Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks kehidupan dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra.
    5. Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.
Kurikulum Prototype 3 questions
  • Apa itu Kurikulum Prototype?

    Kurikulum prototipe merupakan kurikulum pilihan (opsi) yang dapat diterapkan satuan pendidikan mulai tahun ajaran (TA) 2022/2023.

  • Apakah kurikulum prototype akan dikaji ulang?

    Kebijakan kurikulum nasional akan dikaji ulang pada 2024 berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran.

  • Apakah pandemi menyebabkan perlunya perubahan kurikulum?

    Dalam riset tersebut diketahui sejumlah fakta terjadinya learning loss, yaitu sebelum pandemi, kemajuan belajar selama satu tahun (kelas 1 SD) adalah sebesar 129 poin untuk literasi dan 78 poin untuk numerasi. Setelah pandemi, kemajuan belajar selama kelas 1 berkurang secara signifikan (learning loss). Untuk literasi, learning loss ini setara dengan 6 bulan belajar. Sementara untuk numerasi, learning loss tersebut setara dengan 5 bulan belajar.

    Menghadapi situasi demikian diperlukan upaya strategis guna menyelamatkan ruh dan semangat pendidikan yang hilang tergerus oleh dampak pandemi tersebut. Diperlukan strategi taktis yang bernama migitasi learning loss. Migitasi learning loss diartikan sebagai serangkaian upaya untuk mengurangi risiko akibat kehilangan pembelajaran dampak pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

    Salah satu strategi dengan pengembangan kurikulum.

Komponen Pembelajaran SMK 15 questions
  • Mengapa pembelajaran di SMK perlu diubah?

    Pembelajaran dan pelatihan di SMK bertujuan untuk menyiapkan siswa-siswa SMK agar dapat bekerja, berwirausaha atau melanjutkan studi setelah mereka lulus. Agar dapat menghasilkan calon pekerja yang mahir, mandiri dan kompetitif, maka kurikulum di SMK perlu dikembangkan sesuai dengan kompetensi yang menjadi kebutuhan dunia kerja (industri, dunia usaha dst) yang dituju. Tantangannya adalah dinamika dunia kerja dan tuntutan SDM nya yang cepat dan sering berganti, sehingga kurikulum SMK didorong agar bisa adaptif, fleksibel dan dapat selalu diperbaharui mengikuti perkembangan jaman.

    Perubahan di kurikulum SMK ini dilakukan untuk memerdekakan dan memberikan kesempatan bagi SMK untuk dapat mengembangkan kurikulum bersama dengan mitra dunia kerjanya. Perubahan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan bernalar kritis, berpikir kreatif, serta kompetensi yang dinilai penting di Abad 21 dan meningkatkan kualitas hasil belajar seperti yang diukur oleh beberapa instrumen termasuk PISA. Lebih penting lagi, kurikulum SMK ini diubah agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sehingga menghasilkan insan berprofil Pelajar Pancasila yang berdaya, kompeten dan mandiri

  • Apa isi muatan kejuruan pada kelas 10 ?

    Muatan kejuruan pada kelas 10, berisi materi dasar-dasar kejuruan untuk masing-masing program keahlian.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa kegunaan PKL ?

    Praktik kerja Lapangan (PKL) adalah mata pelajaran yang dilaksanakan secara blok dan dirancangkan pelaksanaannya di kelas XII selama 6 bulan merupakan wahana pembelajaran di dunia kerja untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik meningkatkan penguasaan kompetensi teknis (hardskill) sesuai dengan konsentrasi keahliannya serta menginternalisassi karakter dan budaya kerja (softskill).

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa kegunaan mata pelajaran Pilihan?

    Mata Pelajaran Pilihan merupakan mata pelajaran yang dipilih oleh peserta didik berdasarkan renjana (passion) untuk pengembangan diri, baik untuk berwirausaha, bekerja pada bidangnya, maupun melanjutkan pendidikan. Contohnya: Mata pelajaran Bahasa Asing selain Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS, atau mata pelajaran kejuruan lain di luar konsentrasi keahliannya.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa peran mata pelajaran Proyek Kreatif dan Kewirausahaan?

    Mata Pelajaran Proyek Kreatif dan Kewirausahaan merupakan wahana pembelajaran bagi peserta didik untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan kompetensi keahlian yang dikuasai pada kegiatan pembuatan produk/pekerjaan layanan jasa secara kreatif dan bernilai ekonomis

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa yang dipelajari di mata pelajaran projek ilmu pengetahuan alam dan sosial?

    Mata Pelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial berisi muatan tentang literasi ilmu pengetahuan alam dan sosial yang diformulasikan dalam tema-tema kehidupan yang kontekstual dan aktual.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa yang dipelajari di mata pelajaran informatika?

    Mata Pelajaran Informatika berisi berbagai kompetensi untuk menunjang keterampilan berpikir kritis dan sistematis guna menyelesaikan beragam permasalahan umum meliputi: penerapan logika proposisi, berpikir komputasional (computational thinking), penerapan teknologi informasi dan komunikasi, penggunaan sistem komputasi, penggunaan jaringan komputer dan internet, penerapan keamanan data dan informasi, analisis data, penerapan algoritma pemrograman, memahami dampak sosial informatika, dan penerapan teknologi digitalisasi industri.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa yang berubah pada Struktur kurikulum?

    Mata Pelajaran yang semula diorganisasikan dalam 3 (tiga) kelompok, yaitu: muatan Nasional, muatan Kewilayahan, dan muatan Peminatan Kejuruan disederhanakan menjadi 2 (dua) kelompok, yaitu kelompok umum dan kelompok kejuruan.

    Kelompok Umum adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk peserta didik menjadi pribadi utuh, sesuai dengan fase perkembangan, berkaitan dengan normanorma kehidupan baik sebagai makhluk yang berketuhanan Yang Maha Esa, individu, sosial, warga negara Kesatuan Republik Indonesia maupun sebagai warga dunia.

    Kelompok Kejuruan adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk peserta didik sebagai individu agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja serta Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Budaya.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Bagaimana dengan sertifikat guru yang mengajar?

    Informasi terkait sertifikat guru tersedia dalam lampiran 3 pada Kepmen no 17/2020 mengenai Program SMK Pusat Keunggulan

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apakah sekolah diberi kebebasan membuka konsentrasi keahlian?

    Pada setiap program keahlian yang dibuka, sekolah dapat membuka kompetensi keahlian atau konsentrasi keahlian tertentu sesuai permintaan dunia kerja yang menjadi pasangannya. Konsentrasi Keahlian sebagai program pendidikan di SMK yang semula ditetapkan oleh Pemerintah, pada spektrum yang baru ditetapkan oleh masing-masing SMK bersama dunia kerja pasangannya. Setiap SMK bersama mitra dunia kerjanya dapat menetapkan konsentrasi keahlian sesuai dengan tuntutan kebutuhan dunia kerja yang sedang berkembang.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Bagaimana SMK bisa tahu program keahliannya yang mana dalam spektrum yang baru?

    Tabel konversi program keahlian dapat dirujuk pada lampiran 2 pada Kepmen no 17/2020 mengenai Program SMK Pusat Keunggulan.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa yang berubah pada spektrum keahlian?

    Spektrum keahlian ditelaah dan direvisi agar semakin dapat menyiapkan siswa-siswa SMK pada kenyataan di dunia kerja. Dalam penyusunannya melibatkan pihak industri. Perubahan yang mendasar pada spektrum keahlian adalah secara nasional dirancang dalam dua level yaitu bidang keahlian dan program keahlian, sedangkan konsentrasi keahlian yang merupakan satuan program pendidikan pada SMK menjadi kebebasan sekolah untuk menentukannya sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan kondisi sekolah masing-masing. Pada spektrum yang baru, ada 10 Bidang Keahlian dan 50 Program Keahlian.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa itu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja?

    Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja merupakan wahana kegiatan yang wajib diikuti oleh setiap peserta didik di luar kegiatan intrakurikuler, dilaksanakan dalam bentuk blok-blok kegiatan secara periodik dan terintegrasi, berdasarkan tema-tema Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja. Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan budaya kerja akan dijelaskan pada panduan tersendiri.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa yang dimaksud dengan Profil Pelajar Pancasila?

    Profil Pelajar Pancasila adalah profil lulusan yang bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam diri setiap pelajar. Ini merupakan salah satu upaya menghidupkan Pancasila sebagai nilai-nilai yang mengatur perilaku bangsa, dan sebagai arah yang memandu perkembangan diri dan penguatan kemampuan atau kompetensi seluruh pelajar di tanah air.

    Profil Pelajar Pancasila menjabarkan tujuan Pendidikan Nasional secara lebih rinci terkait cita-cita, visi misi, dan tujuan pendidikan ke peserta didik dan seluruh komponen satuan pendidikan. Profil Pelajar Pancasila memberikan gambaran yang ingin dituju mengenai karakter dan kemampuan Pelajar Indonesia.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Komponen pembelajaran apa yang berubah?
    1. Spektrum keahlian disesuaikan dengan kondisi dunia kerja. Ada 10 Bidang Keahlian dan 50 Program Keahlian.
    2. Struktur kurikulum terdiri dari tiga kelompok yaitu A. Umum, B. Kejuruan dan C. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja. Waktu Praktek Kerja Lapangan menjadi 1 semester
    3. Pembelajaran boleh disampaikan dengan menggunakan sistem Blok, dengan model belajar project based learning dan proporsi jam pelajaran yang disesuaikan dengan program keahlian
    4. Bahan ajar digunakan untuk mendukung pembelajaran dan pelatihan terhadap kompetensi yang ada di dunia kerja
    5. Guru yang mengajar diarahkan agar memiliki kompetensi setara dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Instruktur dunia kerja juga didorong untuk ikut mengajar.
    6. Sarana dan Prasarana diarahkan agar dilakukan analisis benchmarking sesuai dengan kebutuhan dunia kerja

    Sumber :https://smkpk.ditpsmk.net/faq

SMK Pusat Keunggulan 29 questions
  • Apa yang dimaksud dengan program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) ?

    SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dalam peningkatan kualitas dan kinerja, yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia usaha, dunia industri,dunia kerja, yang akhirnya menjadi SMK rujukan yang dapat berfungsi sebagai sekolah penggerak dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya.

    SMK PK adalah SMK yang mampu menghasilkan lulusan yang kompeten pada kompetensi keahlian tertentu danterserap di dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja serta dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi, melalui program penyelarasan pendidikan vokasi secara sistematik dan menyeluruh dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.Target akhir dari program ini adalah menjadikan SMK rujukan yang dapat berfungsi sebagai pusat keunggulan, peningkatan kualitas dan rujukan bagi SMK lainnya.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa tujuan program SMK PK ?

    Secara umum, programSMK PK bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja serta diharapkan menjadi pusat peningkatan kualitas dan rujukan bagi SMK lainnya.

    Secara khusus, program SMK PK bertujuan untuk:

    • Sosialisasi : Memperkuat kemitraan antara Kemendikbud dan pemerintah daerah dalam pendampingan Program SMK PK.

    • Pelatihan Kepala SMK, pengawas sekolah, dan guru SMK
    Memperkuat kualitas sumber daya manusia SMK, antaralain kepala sekolah, pengawas sekolah, dan guru untuk mewujudkan manajemen dan pembelajaran berbasis dunia kerja.
    • Pelatihan pendamping program SMK PK
    Memperkuat kompetensisoftskilldanhardskillpesertadidik yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, serta mengembangkan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila.

    • Pembelajaran dan penilaian pada SMK pelaksana programSMK PK
    Mewujudkan perencanaan yang berbasis data melaluimanajemen berbasis sekolah.

    • Peningkatan kualitas sarana dan prasarana yang mendukungpembelajaran berstandar dunia kerja

    Meningkatkan efisiensi dan mengurangi kompleksitas pada sekolah dengan menggunakan platformdigital.

    • Pemanfaatan platform teknologi

    Peningkatan sarana dan prasarana praktik belajar siswa yang berstandar dunia kerja.

    • Pelaksanaan pendampingan bagi kepala sekolah dan guru diSMK pelaksana program SMK PK, serta pengawas sekolah

    Memperkuat kemitraan dan kerja sama antara Kemendikbud dengan dunia kerja dalam pengembangan dan pendampingan SMK PK.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Bagaimana alur dalam pelaksanaan program SMK PK?
  • Apa peran pemerintah daerah dalam program SMK PK?

    • Sosialisasi

    1. Pemerintah daerah melakukan sosialisasi program SMK PK kepada seluruh SMK di wilayahnya, dunia kerja, serta pemangku kepentingan lainnya.

    2. Sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dapat dilakukan melalui:

    • • Pertemuan baik secara daring maupun luring;
      • Membuat surat edaran terkait program SMK PK; dan penyebaran informasi melalui berbagai media.
      • Pelatihan Kepala SMK, pengawas sekolah, dan guru SMK
      • Rekomendasi usulan SMK untuk menjadi pelaksana programSMK PK.
      • Penandatanganan nota kesepakatan penyelenggaraan program SMK PK.
      • Pengalokasian sumber daya untuk melakukan pelatihan.
      • Penetapan kebijakan/regulasi pemerintah daerah terkait program SMK PK.
      • Perencanaan program dan anggaran yang berbasis data untuk pelaksanaan program SMK PK.
      • Identifikasi risiko dan mitigasi risiko dalam pelaksanaan program SMK PK.
      • Identifikasi masalah dan penyelesaian masalah dalampelaksanaan program SMK PK.
      • Berkoordinasi dengan Kemendikbud dalam pemanfaatan platform teknologi pelaksanaan program SMK PK.
      • Melaksanakan pemantauan dan evaluasi, program SMK PK.
      • Menyusun program tindak lanjut pengembangan programSMK PK tahun berikutnya.

    Dalam pelaksanaan kegiatan program SMK PK, pemerintah daerah diberikan pendampingan oleh Kemendikbud berupa pendampingan konsultatif dan asimetris.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa aturan dasar hukum program SMK PK?
    • Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN 20/2003).
    • Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan.
    • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) / Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
    • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
      22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2020-2024.
    • Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 17/M/2O21 tentang Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Berapa lama program ini akan berjalan?

    4 (empat) tahun sampai tahun 2024 sesuai Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM).

    Program SMK PK ini juga ada evaluasi berkala per tahun dan dukungan dari Kemendikbud untuk jenis bantuan yang diberikan setiap tahunnya bisa berbeda-beda secara bentuk dan nilainya sesuai hasil evaluasi.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa persyaratan program SMK PK?
    • SMK yang sudah mempunyai Nomor Pokok Satuan Pendidikan  Nasional (NPSN) dan terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
    • Memiliki guru kejuruan tersertifikasi dari dunia kerja.
    • Memiliki kerja sama dan kemitraan dengan dunia kerjapaling sedikit penyelarasan kurikulum dan pelaksanaanpraktik kerja lapangan.
    • Memiliki Rencana Induk Pengembangan Sekolah (RIPS) atauPeta Jalan (Roadmap).
    • Memiliki akreditasi minimal B.
    • Bagi SMK yang mendapatkan bantuan pembangunanfisik. Program SMK PK harus memiliki bukti kepemilikan/penggunaan atas lahan:

     1. SMK yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah merupakan  milik pemerintah daerah/lembaga pemerintah/badan usaha milikdaerah; dan  2. SMK yang diselenggarakan oleh masyarakat merupakan milik badan penyelenggara SMK.

    • Memiliki paling sedikit 216 (dua ratus enam belas) pesertadidik, kecuali:

      1. SMK yang berada di daerah khusus yang ditetapkan Kemendikbud; dan2. SMK yang diselenggarakan oleh pemerintah daerahyang berada pada wilayah dengan kondisi kepadatan penduduk  yang rendah dan secara geografis tidak dapat digabungkan dengan sekolah lain.

    • Tidak sedang mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus(DAK) Fisik pada tahun berjalan.
    • Memiliki daya listrik yang cukup untuk menjalankanperalatan praktik.
    • Memiliki akun media sosial sekolah.
    • Tersedia lahan dan/atau tempat untuk pembangunan ruangpraktik siswa (RPS).
    • Memiliki gedung untuk renovasi/rehabilitasi dengan umurbangunan minimal 5 (lima) tahun bagi sekolah yangmenerima bantuan program SMK PK untuk pembangunanfisik.
    • Tidak memiliki tunggakan laporan bantuan pemerintah dariDirektorat SMK tahun anggaran sebelumnya.
    • Mendapatkan surat dukungan/rekomendasi dari pemerintahdaerah provinsi.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa keterkaitanantara program SMK PK-SMK center of excellence-SMK revitalisasi?

    Program SMK PK adalah pengembangan dari program-program selanjutnya, yakni SMK CoE dan SMK Revitalisasi yang lebih berfokus pada pengembangan SDM SMK dengan paradigma baru yang terintegrasi, penguatan manajemen sekolah dan pemutakhiran kurikulum yang berbasis pada kebutuhan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja serta penggunaan platform digital.

    • SMK Revitalisasi/Revitalisasi SMK adalah program penguatanSMK melalui intervensi pemerintah dalam rangkapeningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bantuanpemerintah yang berfokus kepada bantuan fisik (ruangpraktik siswa) dan peralatan praktik kejuruan.
    • SMK Center of Excellence(CoE) adalah program penguatan SMK yang berfokus pada peningkatan sumber daya manusia SMK dengan menitikberatkan atau berfokus pada program yang terintegrasi antara penguatan pembelajaran berbasis industri, pembangunan ruang praktik siswa dan pemenuhan peralatan praktik kejuruan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten pada kompetensi keahliannya dan terserap di dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja serta dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.
    • SMK PK adalah SMK yang mampu menghasilkan lulusan yang kompeten pada kompetensi keahlian tertentu dan terserap di dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja,serta dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi dengan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik berbasis industri 4.0.

    Jadi, hubungan antara SMK Revitalisasi, SMKCenter of Excellencedengan SMK PK adalah sebagai berikut:

    1. Secara dasar hukum sama-sama merujuk kepada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan.
    2. Berfokus pada pengembangan sumber daya manusia.
    3. Dengan berdirinya Ditjen Pendidikan Vokasi terjadi perubahan kebijakan terhadap penanganan dan pengembangan SMK secara terintegrasi dan holistik yang di dalamnya meliputi peningkatan kompetensi gurudan tenaga kependidikan (kepala sekolah, dll). Termasuk mendorong sinergi antara satuan pendidikan vokasi dalam hal ini perguruan tinggi vokasi (PTV) dan SMK sehingga mendukung programlink and matchyang lebih konkret.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apakah semua sekolah yang mengikuti SMK revitalisasi dan SMK center of excellence boleh mengikuti program SMK PK?

    Boleh, sebagaimana tercantum dalam persyaratan nomor satu.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Sektor apa saja yang menjadi prioritas dalam SMK Pusat Keunggulan?

    Dalam SMK Pusat Keunggulan terdapat sektor Prioritas, yaitu:

    1. Sektor Permesinan dan Konstruksi
    2. Sektor Hospitality
    3. Sektor Ekonomi Kreatif
    4. Sektor Pekerja Migran
    5. Sektor Kerjasama Luar Negeri (diperuntukkan terkait Kelistrikan, Energi Terbarukan, dan Otomasi industri )
    6. Sektor Lainnya (Diperuntukkan terkait Maritim dan Pertanian)

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apakah setiap provinsi memiliki kuota SMK Pusat Keunggulan?

    Iya, Setiap provinsi memiliki kuota maksimal jumlah SMK Pusat Keunggulan pada setiap Sektor Prioritas. Hal ini bertujuan untuk memeratakan penyebaran SMK Pusat Keunggulan di seluruh SMK di Indonesia.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa saja Jenis Bantuan yang didapat di SMK Pusat Keunggulan?

    Terdapat 2 Jenis SMK yang mendapat program SMK Pusat Keunggulan, yaitu:

    1. SMK Pusat Keunggulan 2021 : SMK ini akan mendapatkan program bantuan Fisik dan Non Fisik, yaitu Pembangunan Ruang Praktik dan Pengadaan alat praktik sesuai Kompetensi Keahlian yang dikembangkan. Selain bantuan fisik, juga mendapatkan bantuan Non Fisik berupa bantuan dana untuk program pengembangan Sumber Daya Manusia Guru, Tenaga Kependidikan, dan Siswa.

    2. SMK Pusat Keunggulan Lanjutan : SMK ini akan mendapat bantuan Non Fisik berupa program pengembangan SDM Guru, Tenaga Kependidikan, dan Siswa. Dikarenakan pada SMK yang masuk kategori lanjutan merupakan SMK yang sudah memiliki Sarana dan Prasarana yang lengkap.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa saja tahapan/level transformasi pengembangan SMK Pusat Keunggulan?

    Terdapat 4 tahapan/level proses Transformasi pengembangan SMK Pusat Keunggulan, yaitu:

    Level 1:

    • Kerjasama dengan DUDI : Memiliki < 3 ruang lingkup kerja sama dengan DUDI,
    • Keselarasan  dengan DUDI : Kompetensi guru kejuruan,  fasilitas sekolah dan kurikulum  (termasuk pembelajaran  berbasis proyek & budaya  kerja) belum sesuai dengan  kebutuhan DUDI
    • Kepemimpinan  Sekolah dan  Pengimbasan: Kepala Sekolah belum  memiliki kompetensi  business acumendan  growth mindset
    • Keterserapan  lulusan di DUDI: <20%

    Level 2:

    • Kerjasama dengan DUDI : Memiliki 3-5 ruang lingkup kerja sama
    • Keselarasan  dengan DUDI : Kompetensi guru kejuruan, fasilitas  sekolah dan kurikulum (termasuk  pembelajaran berbasis proyek & budaya  kerja) belum sepenuhnya sesuai dengan  kebutuhan DUDI
    • Kepemimpinan  Sekolah dan  Pengimbasan: Kepala Sekolah berkompeten tetapi  belum optimal melakukan  penyelarasan dengan DUDI
    • Keterserapan  lulusan di DUDI: 20-40%

    Level 3:

    • Kerjasama dengan DUDI : Memiliki 5-8 ruang lingkup  kerja sama
    • Keselarasan  dengan DUDI : Kompetensi guru kejuruan,  fasilitas sekolah dan  kurikulum (termasuk  pembelajaran berbasis  proyek & budaya kerja)  sesuai dengan kebutuhan  DUDI
    • Kepemimpinan  Sekolah dan  Pengimbasan: Kepala Sekolah  berkompeten dan telah  menyelaraskan sekolah  dengan kebutuhan DUDI
    • Keterserapan  lulusan di DUDI: 40-60%

    Level 4:

    • Kerjasama dengan DUDI : Memiliki kerja sama yang  menyeluruh, mendalam dan  berkelanjutan
    • Kepemimpinan  Sekolah dan  Pengimbasan: Sekolah menjadi rujukan  bagi peningkatan kualitas  dan kinerja SMK lainnya
    • Keterserapan  lulusan di DUDI: >60%

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Bagaimana SMK bisa tahu program keahliannya yang mana dalam spektrum yang baru?

    Tabel konversi program keahlian dapat dirujuk pada lampiran 2 pada Kepmen no 17/2020 mengenai Program SMK Pusat Keunggulan.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Bagaimana ciri konten mata pelajaran umum agar mendukung tercapainya kompetensi lulusan sesuai tujuan pembelajaran paradigma baru?

    Mata pelajaran umum pada pembelajaran paradigma baru berisi materi untuk membangun kemampuan bernalar kritis peserta didik, berpikir kreatif, serta kompetensi yang dinilai penting di Abad 21. Konten mata pelajaran umum juga mendukung peningkatan performa Indonesia dalam PISA.

    Contohnya, Bahasa Indonesia mengajarkan bagaimana membuat laporan dan melakukan komunikasi, khususnya berkaitan dengan bidang yang dipilih peserta didik atau untuk menjelaskan kemampuan diri kepada para calon penerima kerja, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti mengajarkan sopan santun menghadapi konsumen, PPKN mengajarkan bagaimana mematuhi norma yang berlaku di daerah tertentu, PJOK mengajarkan untuk terus memperkuat ketahanan dan kebugaran tubuh untuk menghadapi dunia kerja dan seni untuk menumbuhkan pribadi kreatif, khususnya dalam memperdalam bidang keahlian yang dipilih.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Mulai kapan pembelajaran paradigma baru SMK efektif diterapkan dan siapa saja yang wajib menerapkannya?

    Pembelajaran paradigma baru efektif diterapkan oleh SMK Pusat Keunggulan pada tahun ajaran 2021/2022. Pertimbangannya terkait kesiapan antara SMK yang belum dan SMK yang sudah masuk dalam program SMK Pusat Keunggulan berbeda, salah satunya infrastruktur yang belum tertata dengan baik pada SMK yang belum termasuk sebagai SMK Pusat Keunggulan dan kesiapan pelatihan guru sehingga pembelajaran paradigma baru tidak bisa diimplementasikan di SMK yang bukan SMK Pusat Keunggulan.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apakah SMK yang tidak masuk dalam program SMK Pusat Keunggulan bisa ikut dalam mengimplementasikan pembelajaran paradigma baru SMK di tahun yang sama?

    SMK yang belum masuk dalam program SMK Pusat Keunggulan belum bisa ikut dalam mengimplementasikan pembelajaran paradigma baru dikarenakan implementasinya membutuhkan kesiapan infrastruktur yang tertata dengan baik, pelatihan guru, monitoring evaluasi serta pendampingan agar sesuai dengan yang diharapkan.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Seperti apa syarat menjadi PT pendamping dan kriteriapendamping SMK PK?
    1. Diutamakan, memiliki pengalaman minimal 3 tahun dalam salah satu bidang berikut: pengajaran dan pembelajaran, pengembangan komunitas, literasi,numerasi, pendidikan menengah/profesi, asesmen,manajemen dan kepemimpinan.
    2. Diutamakan, yang memiliki pengalaman minimal 3 tahun bekerja di industri dan/atau berwirausaha/UMKM, dan/atau melakukan proyek bersama industri/wirausaha/UMKM dalam mengembangkan pendidikan dan melatih vokasi.
    3. Diutamakan, memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mengorganisasikan pelaksanaan program dan kegiatan di tingkat sekolah-pemerintah daerah.
    4. Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik secara lisan dan tulisan.
    5. Terbiasa dengan teknologi informasi.
    6. Bersedia membina SMK  di seluruh provinsi di Indonesia.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa saja yang didapatkan SMK jika mengikuti program ini?

    Sekolah Menengah Kejuruan yang mengikuti program SMK PK akan mendapatkan manfaat-manfaat pengembangan sekolah,antara lain:

    • Terjadinya percepatan pencapaian lulusan yang berkarakter,berstandar dunia usaha/industri/kerja dan memiliki daya saingsesuai dengan profil Pelajar Pancasila.
    • Peningkatan mutu pendidikan melaluilink and matchdengan industri.
    • Meningkatnya kompetensi kepala sekolah dan guru dalammemimpin perubahan di SMK.
    • Mendapatkan pendampingan intensif untuk transformasisatuan pendidikan dan percepatan digitalisasi.
    • Peningkatan sarana praktik siswa melalui pembangunan/renovasi ruang dan pengadaan peralatan berstandar industri.
    • Kesempatan untuk menjadi Sekolah Penggerak/Pengimbasperubahan bagi SMK lainnya.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Di mana bisa mendaftar untuk program ini dan kapan mulai bisa mendaftar?
    • Kepemimpinan dan manajerial berbasis industri.
    • Guru mengikuti program penguatan kompetensi melalui programreskilling, upskilling, dan sertifikasi kompetensi.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa saja target dari program SMK PK?
    • Meningkatkan kualitas dan kinerja manajemenpenyelenggaraan SMK.
    • Keselarasan DUDI, dunia industri, dan dunia kerja lainnya.
    • Menghasilkan lulusan yang  terserap di dunia usaha, duniaindustri, dan dunia  kerja lainnya atau menjadi wirausaha.
    • Menciptakan pusat peningkatan kualitas dan kinerja dan menjadi inspirasi serta rujukan/pengimbasan  bagi SMK lainnya.
    • Terpenuhi kebutuhan Ruang Praktik Siswa (RPS).
    • Terpenuhi kebutuhan Peralatan Praktik Kejuruan.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa yang diperoleh pemerintah daerah dari SMK PK?
    • Meningkatkan kompetensi SDM satuan pendidikan.
    • Membuat pembelajaran lebih menarik, menyenangkan dansesuai kebutuhan dunia  industri.
    • Efek multiplierdari SMK PK ke  SMK lainnya.
    • Mempercepat peningkatan mutu pendidikan di daerah.
    • Mendorong potensi ekonomi lokal dari pengembangan SMK di daerah.
    • Menjadi daerah rujukan praktik baik dalam pengembangan SMK PK.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apakah terdapat program pendampingan SMK PK?

    Program pendampingan dirancang untuk membantu SMK PK,dalam pencapaianoutput. Pelaksana pendampingan dilakukan oleh perguruan tinggi yang telah memenuhi kriteria dan telah ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apakah terdapat pelatihan bagi calon pendamping program SMK PK?

    Semua calon pendamping SMK PK akan diberikan pelatihan program pendampingan SMK PK yang diselenggarakan oleh Kemendikbud

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Siapakah yang melakukan program pendampingan SMK PK?

    Mereka yang sudah mengikuti pelatihan pendampingan SMK PK yang dilaksanakan oleh Kemendikbud. Unsur calon pendamping terdiri dari:

    • dosen;
    • mahasiswa;
    • tenaga kependidikan (instruktur/penata laboratoriumpendidikan) yang memenuhi kriteria.

    Penyelenggaraan pelatihan pendamping sesuai dengan petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa peran institusi pendamping SMK PK?

    Apa peran institusi pendamping SMK PK?

    1. Melaksanakan kegiatan sesuai dengan tujuan Program SMK Pusat Keunggulan.
    2. Menganalisa kekuatan dan kelemahan, serta mengembangkan potensi yang ada di sekolah, baik sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya, untuk mencapai tujuan Program SMK Pusat Keunggulan.
    3. Mendampingi Sekolah dalam mencapai target luaran, hasil dan dampak (output, outcome, impact) yang diinginkan Sasaran:

    a.Kepala Sekolah
    • Mengembangkan ruang lingkup kerjasama dengan DUDI.
    • Mengembangkan perencanaan pengelolaan dan pengembangan sekolah sesuai data

    b.Guru
    • Mendampingi implementasi kurikulum prototipe disekolah
    • Memfasilitasi pembelajaran dalam in house training dan komunitas praktisi untuk guru, Kepala Sekolahdan Pengawas Sekolah
    • Mendampingi penggunaan teknologi bagi guru danKepala Sekolah.

    c. Pengawas Sekolah

    • Mendampingi Pengawas Sekolah untuk dapatmendampingi sekolah dan Kepala Sekolah.

    4. Menjadi perpanjangan tangan Kemdikbud dalam melakukanProgram Oversight. Menelaah dan memberikan persetujuan terhadap:

    • Rencana pengadaan peralatan
    • Rencana pelatihan guru
    • Rencana Pelatihan Kepala Sekolah

    5.Monitoring capaian pembelajaran dan aspek link and Match  disekolah.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apa kriteria menjadi perguruan tinggi pendamping dalam program SMK PK?
    1. Perguruan Tinggi dengan akreditasi institusi minimal B/Baik Sekali. Khusus untuk Poltek Negeri, minimal Baik, dengan minimal usia pendirian 15 tahun.
    2. Memiliki rekam jejak bekerja sama dengan DUDI dengan ruang lingkup minimal 5.
    3. Diprioritaskan yang pernah mendampingi atau membina SMK.
    4. Memiliki prodi yang searah/selaras dengan kompetensi keahlian yang dikembangkan di SMK.

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Di mana bisa mendaftar untuk program ini dan kapan mulai bisa mendaftar?

    Sekolah dapat mendaftar pada laman SMK PK yang ditautkan pada Aplikasi TAKOLA SMK setelah Juknis tayang di Aplikasi TAKOLA SMK. Adapun laman SMK PK dapat diakses melalui smk.kemdikbud.go.id/smkpk .

    sumber : https://smkpk.ditpsmk.net/faq

  • Apakah daerah 3T bisa mengikuti program ini?

    Bisa, sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku dalam Pedoman Penyelenggaraan Program SMK PK, Petunjuk Teknis dan Petunjuk Pelaksanaan Bantuan Pemerintah Pengembangan SMK Menjadi Pusat Keunggulan Tahun 2021.

    https://smkpk.ditpsmk.net/faq

IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka) 0 questions
Teaching Factory and PjBL 0 questions
No questions matching current filter