Apa yang perlu diperhatikan dalam menerapkan prinsip pembelajaran pada pembelajaran paradigma baru?
Pembelajaran dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip pembelajaran sebagai berikut:
- Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakteristik dan perkembangan yang beragam sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan.
- Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.
- Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik secara holistik.
- Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks, lingkungan dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan masyarakat sebagai mitra.
- Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.
Penjelasan Prinsip Pembelajaran
Prinsip 1
Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakteristik dan perkembangan yang beragam sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan.
Hal-Hal yang Perlu Dilakukan
- Melakukan analisis terhadap kondisi, latar belakang, tahap
perkembangan dan pencapaian peserta didik sebelumnya dan
melakukan pemetaan - Melihat tahap perkembangan sebagai kontinum yang berkelanjutan
sebagai dasar merancang pembelajaran dan asesmen. - Menganalisis lingkungan sekolah, sarana dan prasarana yang dimiliki peserta didik, pendidik dan sekolah untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
- Menurunkan alur tujuan pembelajaran sesuai dengan tahap perkembangan
peserta didik - Melihat segala sesuatu dari sudut pandang peserta didik
Hal-Hal yang Perlu Ditinggalkan
- Langsung menerapkan modul ajar tanpa melihat kebutuhan peserta didik.
- Mengabaikan tahap perkembangan maupun pengetahuan yang dimiliki peserta didik sebelumnya
- Menyamaratakan metode pembelajaran.
- Melihat segala sesuatu dari kepentingan pejabat sekolah atau pendidik
- Pembelajaran terlalu sulit sehingga menurunkan motivasi peserta didik
- Pembelajaran terlalu mudah sehingga tidak menantang dan membosankan
Prinsip 2
Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Hal-Hal yang Perlu Dilakukan
- Mempertimbangkan berbagai stimulus yang bisa digunakan dalam pembelajaran
- Memberikan kesempatan kolaborasi, memberikan pertanyaan pemantik dan mengajarkan pemahaman bermakna
- Pembelajaran yang sarat dengan umpan balik dari pendidik dan peserta didik ke peserta didik
- Pembelajaran yang melibatkan peserta didik dengan menggunakan kekuatan bertanya, dengan memberikan pertanyaan yang membangun pemahaman bermakna
Hal-Hal yang Perlu Ditinggalkan
- Langsung Pendidik hanya selalu memberikan pemaparan dalam bentuk ceramah dan instruksi tugas
- Memberikan pertanyaan selalu dalam bentuk soal dan dinilai benar atau salah, tanpa umpan balik
- Memberikan porsi paling banyak pada asesmen sumatif atau ujian/ tes akhir
Prinsip 3
Proses pembelajaran mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik secara holistik.
Hal-Hal yang Perlu Dilakukan
- Pendidik hanya selalu memberikan pemaparan dalam bentuk ceramah dan instruksi tugas
- Memberikan pertanyaan selalu dalam bentuk soal dan dinilai benar atau salah, tanpa umpan balik
- Memberikan porsi paling banyak pada asesmen sumatif atau ujian/ tes akhir
Hal-Hal yang Perlu Ditinggalkan
- Menggunakan satu metode yang itu-itu saja tanpa melakukan evaluasi terhadap metode yang digunakan.
- Menggunakan hanya satu perspektif misalnya hanya melihat kemampuan kognitif peserta didik, tanpa melihat faktor lain seperti sosial emosi atau spiritual.
- Melihat profil Pancasila sebagai sesuatu yang harus diajarkan dan dihafal.
Prinsip 4
Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks, lingkungan dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan masyarakat sebagai mitra.
Hal-Hal yang Perlu Dilakukan
- Pembelajaran yang berhubungan dengan konteks dunia nyata dan menjadi daya tarik peserta didik untuk belajar.
- Melibatkan orang-tua dalam proses belajar dengan komunikasi dua arah dan saling memberikan umpan balik.
- Memberdayakan masyarakat sekitar sebagai narasumber primer maupun sekunder dalam proses pembelajaran
Hal-Hal yang Perlu Ditinggalkan
- Pembelajaran dengan konteks yang tidak relevan dan tidak menarik untuk peserta didik.
- Komunikasi dengan orang-tua murid satu arah, dan hanya menagih tugas.
- Interaksi dengan murid hanya memberikan dan menagih tugas.
- peserta didik tidak punya akses langsung untuk terlibat ataupun melibatkan masyarakat setempat.
Baca Juga : Alur tujuan pembelajaran
Prinsip 5
Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.
Hal-Hal yang Perlu Dilakukan
- Umpan balik yang terus menerus dari pendidik untuk peserta didik maupun dari peserta didik untuk peserta didik.
- Pembelajaran yang membangun pemahaman bermakna dengan memberi dukungan lebih banyak di awal untuk kemudian perlahan melepassedikit demi sedikit dukungan tersebut untuk akhirnya menjadi pelajar yang mandiri dan merdeka.
- Pendidik melakukan berbagai inovasi terhadap metode dan strategi pengajarannya.
- Mengajarkan keterampilan abad 21.
Hal-Hal yang Perlu Ditinggalkan
- Proses belajar bertujuan tes atau ujian akhir.
- Pembelajaran dengan kegiatan yang sama dari tahun ke tahun dengan soal tes dan ujian yang sama.
- Hanya mengetes atau menilai keterampilan abad 21 tanpa mengajarkan keterampilannya.
Sumber : Ditpsmk
.