Pembelajaran Paradigma Baru

Keterkaitan Asesmen dengan Prinsip Pembelajaran

You are here:
Estimated reading time: 2 min

Apakah keterkaitan Asesmen dengan Prinsip Pembelajaran? Pada arikel sebelumnya telah dibahas 5 prinsip asesmen dan 5 prinsip pembelajaran. Apakah keterkaitan asesmen dengan prinsip Pembelajaran? Sebelum membahas keterkaitan antara asesmen dan prinsip pembelajaran akan diulas sedikit tentang prinsip pembelajaran.

Prinsip Pembelajaran

Prinsip pembelajaran adalah sebagai berikut.

  1. Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakter dan perkembangan mereka.
  2. Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas belajar peserta didik dan kapasitas mereka untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, mendorong pengembangan kapasitas belajar.
  3. Kegiatan belajar mendukung perkembangan kognitif dan karakter peserta didik secara berkelanjutan dan holistik.
  4. Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks kehidupan dan budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra.
  5. Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan.

Baca juga : prinip assesmen

Keterkaitan Asesmen dengan Prinsip Pembelajaran

Keterkaitan 1

Pembelajaran dirancang dengan mempertimbangkan tingkat pencapaian peserta didik saat ini, sesuai kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakter dan perkembangan mereka.

  • Asesmen dirancang berpusat pada kompetensi siswa
  • Peserta didik dapat melanjutkan ke kelas di atasnya sesuai dengan ketercapaian tujuan pembelajaran yang dikelompokkan ke dalam kriteria mulai berkembang, berkembang, mahir, dan sangat mahir
  • Peserta didik diberikan intervensi sesuai dengan tingkat kompetensinya
  • Pemberian intervensi dapat dilakukan sebelum pemberian laporan kemajuan belajar maupun saat pelaksanaan pembelajaran di tingkat selanjutnya

Keterkaitan 2

Pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas belajar peserta didik dan kapasitas mereka untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat

Menanamkan growth-mindset (pola pikir bertumbuh)
Harapannya, asesmen bisa membangun kesadaran bahwa proses mencapai tujuan pembelajaran lebih penting daripada hasil akhir.

Untuk itu, guru diharapkan mampu menerapkan prinsip pola pikir bertumbuh (Growth Mindset) dalam asesmen, sebagai berikut:

  • Guru dan peserta didik perlu membangun budaya ‘tidak takut salah dalam belajar’.
  • Belajar bukan tentang kecepatan, tetapi tentang pemahaman yang mendalam.
  • Menerapkan penilaian diri (self assessment), penilaian antara teman (peer assessment), refleksi diri, dan pemberian umpan balik antar teman (peer feedback).
  • Pemberian umpan balik dari Guru kepada peserta didik yang dilakukan dengan mendeskripsikan usaha terbaik untuk menstimulasi pola pikir bertumbuh dan memotivasi peserta didik.

Keterkaitan 3

Kegiatan belajar mendukung perkembangan kognitif dan karakter peserta didik secara berkelanjutan dan holistik

  • Asesmen sebagai bagian dari pembelajaran mencakup kompetensi pada ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang saling terkait
  • Menerapkan nilai-nilai yang sesuai untuk mengembangkan karakter dan kompetensi yang terkandung dalam Profil Pelajar Pancasila
  • Sequence pembelajaran yang logis dan relevan dengan tingkat kesulitan yang sesuai untuk peserta didik
  • Menstimulasi kemampuan berpikir tahap tinggi

Keterkaitan 4

Pembelajaran yang relevan, yaitu pembelajaran yang dirancang sesuai konteks kehidupan, menghargai budaya peserta didik, serta melibatkan orang tua dan komunitas sebagai mitra

  • Asesmen dirancang berpusat pada anak, mempertimbangkan di mana kehidupan dan latar belakang keluarga peserta didik
  • Orangtua dan masyarakat dilibatkan dalam proses-proses pengambilan keputusan terkait pembelajaran dan asesmen
  • Lingkungan belajar dengan iklim yang positif untuk semua peserta didik, sehingga setiap individu merasa aman untuk berada di lingkungan belajar

Baca juga : kurikulum operasional sekolah

Keterkaitan 5

Pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan

  • Membangun wawasan peserta didik tentang isu-isu ini dalam tingkat global dan menumbuhkembangkan rasa peka mereka terhadap masalah-masalah ini dan kesadaran akan kebutuhan diri sendiri, lingkungan, dan dunia yang lebih baik.
  • Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan asesmen.

Sumber : paparan diklat komite

Sumber : KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAN PERBUKUAN NOMOR 029/H/KU/2021.

Was this article helpful?
Dislike 0
Views: 7683
Previous: Penjelasan Prinsip Assesmen
Next: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengolahan Asesmen Formatif dan Sumatif – Prinsip Asesmen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *